Sejarah Pucok



SEJARAH GAMPONG

  Gampong Pucok adalah sebuah desa dari kecamatan Geumpang kabupaten Pidie,Aceh,wilayahnya dikenal sebagai bagian dari kawasan pedalaman pegunungan geumpang yang bersebelahan dengan jalur lintasan alam dan kawasan hutan.

  Asal usul dari penamaan \\\\\\\\\\\\\\\"Gampong Pucok\\\\\\\\\\\\\\\" berasal dari kata \\\\\\\\\\\\\\\"Pucok\\\\\\\\\\\\\\\" itu sendiri dalam bahasa aceh yang artinya ujung atau bagian paling atas,yang dalam hal ini merujuk pada posisi geografis  gampong yang berada di ujung alur sungai pedalaman,Menurut cerita orang tua zaman dahulu,wilayah ini mula-mula dibuka oleh para perintis dan pendatang yg mencari lahan baru untuk berladang serta bertahan hidup disekitar hutan rimba aceh,mereka hidup secara berkelompok kecil,membuka hutan secara bergotong royong untuk dijadikan perkampungan dan tempat menanam kebutuhan pokok.Karena hal demikianlah,membuat masyarakat setempat sangat bergantung pada kekayaan hutan,sungai,serta tradisi menjaga kearifan lokal agar terhindar dari bencana alam.

  Gampong Pucok memiliki empat pembagian dusun,yaitu dusun Mesjid,dusun Toeklo,dusun Seutui,dan dusun Mamplam,penamaan dari dusun-dusun ini bersumber dari tumbuhan lokal yang menjadi tradisi lisan masyarakat lokal turun temurun di Gampong Pucok.

  Wilayah Gampong Pucok sendiri lebih dikenal dalam catatan modern sebagai salah satu lokasi atau unit permukiman pengembangan wilayah transmigrasi (GEUMPANG II SP 3),serta fasilitas publik lokal seperti Meunasah Tuha Pucok yang didirikan pada tahun 1965,bukan sebagai kawasan temuan situs peninggalan sejarah masa lampau.

  Keadaan penduduk Gampong Pucok saat ini berada dalam kondisi stabil rata-rata,baik sosial maupun ekonomi,seiring berjalannya waktu dan pergantian pemerintah kepala desa (Geusyik) dari yang pertama hingga sekarang,banyak perubahan yg terjadi dalam pembaikan sosial dan ekonomi masyarakat.Mayoritas warga gampong menggantungkan hidup pada sektor agraris,komoditas utama hasil bumi yang di kelola adalah padi,kopi,kakao,dan durian.Kaum perempuan atau ibu-ibu di gampong pucok kini telah aktif dan mampu dalam mengolah kopi secara mandiri untuk memdongkrak ekonomi keluarga.Selain bertani sebagian masyarakat gampong juga terlibat dalam aktivitas penambangan emas skala rakyat.

  Karena letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan hutan,masyarakat Pucok dikenal memiliki kepedulian lingkungan yg baik,seperti peran aktif warga Pucok dalam melakukan aksi penyelamatan konflik satwa liar saat evakuasi gajah sumatra yang masuk ke wilayah pemukiman.




Pucok

Alamat
Jl.lhokkoala-pucok,desa Pucok 24167
Phone
Telp. 085215543190
Email
[email protected]
Website
pucok.sigapaceh.id

Kontak Kami

Silahkan Kirim Tanggapan Anda Mengenai Website ini atau Sistem Kami Saat Ini.

Total Pengunjung

30.947